Assalamu'alaikum.. Annyeong Haseo..!! Welcome to My Blog.. Jeoneun Aulia Imnida.. Aku hanyalah seorang gadis biasa. yah, gadis biasa! biasa gak nangis, biasa gak marah, biasa gak makan, biasa gak mandi, dan masih banyak biasa-biasa lainnya! haha

Tampilkan postingan dengan label Me... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Me... Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Nostalgia Kenangan

Please! 
Jangan pada ilfeel Yah!!
 

Ini foto jadul banget aku lupa tahunnya, yang jelas hanya foto ini aja yang tersisa pada masa di MTs duluu.. Semua Body Big Size hehe.. Inilah dia sodara-sodaraku kami berteman udah hampir kurang lebih 9 tahun. Miss You My kebbonkkuu..


foto ini di ambil ketika dhila datang di kolaka lagi, karena dhila tinggal di Kendari dan kami berdua di kolaka  jadi malamnya kami ngumpul-ngumpul untuk temu kangen..



Foto ini diambil setelah hari pelulusan di SMA kami masing-masing, yah sekalian Having Fun bareng-bareng ngilangin stress abis UAS.



 Aku & NuNu
 

Nah lau yang satu ini My sister Nunu, Nama jepangnya Nami-san, meskipun dia bukan orang jepang sih!! sodaraku nami ini sangat suka nulis, udah banyak banget cerpen yang dia ciptain sendiri.. mau liat disini ajah http://gulagulamaniz.blogspot.com/ wah, hebat banget dia, hmm.. diam-diam aku ngeidolain dia..hehe! aku suka karakternya, dan apa pun yang dia suka, hampir semuanya aku juga suka, upss (tapi lau masalah cowo kami punya versi masing2) bisa dibilang sih, hobi kita hampir sama.. nunu tuh jiwa petualangnya tinggi, dia itu seperti  Bolang Versi Cewenya hoho.. nah Loh!!





 Ini foto-foto kami ketika pengumuman Kelulusan dan acara perpisahan.. eh, ada Haruna-san..


 Ini teman-teman MTs ku dulu, sekarang mereka udah pada gede semuaa,, cantip-cantip pulaa..


Ini teman kampusku namanya Nona Kayla alias Putri lestari foto ini diambil di rumah thyraa.. teman kampusku juga tapi sayang dia udah pindah di stain Kendari.. :(

Jumat, 01 November 2013

Alone..



GADIS PENYENDIRI
 

Gadis itu selalu saja bersembunyi dibalik pintu kamarnya...

Dia sebenarnya tidak takut menghadapi dunia, dia hanya tidak berani menerima kenyataan kalau dia begitu sangat kesepian..

Banyak hal yang dia pikirkan, banyak hal yang dia takutkan, begitu banyak trauma yang dia alami..

Rasa bersalah dan penyesalan selalu saja menghampirinya sampai dia hampir saja menjadi gila karena memikirkannya. Itu sebabnya kenapa dia lebih baik sembunyi daripada dia keluar dari zona amannya yang akan menambah bebannya..

Baginya ini terlalu sulit untuk dia hadapi sendiri, teman bahkan keluarganya mengacuhkannya..

Saat ini yang dia punya hanya dirinya sendiri..

Kamis, 03 Oktober 2013

SAD ENDING..


KISAH CINTAKU, BERAKHIR KENANGAN


 



TANGGAL 08-10-10..

Hari Itu Adalah Hari Jadianku Dengan Indra Jaya Gunawan, Awalnya Aku Tidak Menyimpan Perasaan Sama Sekali Sama Indra Karena Aku Dulu Sempat Membencinya Dikarnakan Satu Hal Yang Sulit Aku Jabarkan Sendiri.. Tapi Lambat Laun Aku Mengenal Dan Dekat Dengannya.. Sedikit Demi Sedikit Perasaan Itu Muncul.. Dia Memberiku Banyak Kekaguman pada dirinya, Baik Dari Kehidupan Keluarganya, Sifat Dan Wataknya, Pertemanan Dan Persahabatannya, Dan Masih Banyak Lagi Kekaguman Yang Dia Berikan.. Aku Sangat Mengaguminya Sangat Menghormatinya.. Bagiku Dia Bukan Hanya Sekedar Pacar Tapi Juga Kakak, Teman, Sahabat, ayah Dan Sempat Ku Menganggapnya Sebagai Suamiku.. Hehe Yah Itu Yang Kurasakan Saat Itu,,, (lebay banget kan.. ^^v).
Dia adalah panutan untukku, motivasiku, semangat hidupku, pencerah jiwa dan hatiku.. Menurut penuturan indra, ketika aku menjalin hubungan dengannya sifatku sangat amat cuek dan kurang perhatian, dan tidak pernah menghargainya, Tapi semua anggapannya itu salah, aku memang orangnya cuek dan acuh tak acuh padanya, bukan berarti aku tak perhatian atau bahkan tidak menyayanginya dan menghargainya,, karena seperti itulah caraku mennyayanginya.. Rasa gengsi dan tidak mau agresif, serta posesif itulah mengapa aku bersikap seperti itu.. tapi aku tidak pernah menjelaskan itu semua padanya sehingga dia selalu beranggapan salah tentangku…
Selama 9 bulan kami menjalin hubungan banyak cerita yang ku torehkan di diarykuu rasa sedih, amarah, kesal, galau, cemburu, dan masih banyak lagi perasaan aneh yang muncul pada saat itu.. yang membuatku terharu dan kagum padanya dia selalu mengingatkanku dan mengantarkanku ke makam ayahku yang letaknya lumayan jauh dari rumahku dan rumahnya..
Setelah hari pelulusan berakhir kami masing-masing saling mengejar cita-cita dan impian kami, kami berdua mau melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.. berkali-kali aku gagal mendaftar di tiap kampus tempatku kuliah.. berkali-kali pula dia memberiku semangat untuk tetap bangkit dan berusaha untuk melakukannya lagi dan lagi.. indra sudah jauh-jauh hari memutuskan untuk kuliah di luar dari kota kolaka.. dan itu berhasil,, dia diterima disalah satu STTA (Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto) jogyakarta, sekolah penerbangan,, itu adalah cita-citanya dari dulu, semangatnya sangat begitu tinggi dalam mengejar impiannya itu, aku kagum dengan semangatnya,, tapi ALLAH berkehendak lain dan ALLAH punya rencana lain untuknya,, indra tiba-tiba sakit 2 kali dia keluar masuk RS di Makassar,, tapi kondisinya tidak membaik,, dia terkena tipes stadium akhir,, dan selama dia sakit aku tidak bersamanya, aku berada di kolaka dan dia di Makassar.. aku memang kejam bahkan sangat kejam padanya,, rasa bersalahku padanya begitu amat sangat besar dia selalu amat sabar dalam menghadapi dan menyikapiku, tapi aku selalu dan selalu membuatnya kecewa dan sedih,,
Selama di Makassar kondisi fisik indra tidak pernah membaik, bahkan semakin parah dan aku hanya hanya bisa memantaunya dari kejauhan melalui telpon, ibunya selalu memberiku informasi tentang kondisinya tiap hari. Sekitar 5 hari diruangan ICU dia koma, keluarganya dan tentunya saya sendiri begitu sangat amat mengkhawatirkannya, tanggal 08 juli 2011 jam 05.00 subuh, aku mendapatkan telpon dari ibunya , dia menyuruhku untuk lekas bangun untuk sholat subuh dan mendoakan indra, awalnya aku tidak menyadari hal itu, karena yah! Taulah orang bangun mendadak, kaget jadi otaknya belum connect 100%!!!! Hehehe!! Okeh lanjut…… setelah aku bangun dan selesai sholat baru saya menyadari ada yang aneh akan hal itu, kemudian untuk memastikan hal itu saya sms balik ibunya “ indra, kenapa tante?“ tidak lama setelah smsku terkirim ibunya membalas “indra meninggal”… yah syok, kalut, perasaan hati ini tiba-tiba kosong dan begitu amat sakit.. ketika mengetahui akan hal itu. Yah indra meninggal tepat dihari jadian kami yang ke-9 bulan, tepatnya Jum’at tanggal 08-07-2011.. yah inilah aku sekarang JODI (Jomblo Ditinggal Mati) hehehe! Tapi bagiku tidak masalah karena ALLAH jauh lebih menyayanginya daripada rasa sayang kami kepadanya. “ karena tiap yang bernyawa pasti akan mengalami mati”. Dan aku bersyukur sudah pernah mengenalnya meskipun dalam waktu yang sangat singkat. :)
 
TERIMA KASIH INDRA JAYA GUNAWAN.

Senin, 09 September 2013

chibi-chibi

my kebboooonggggg..

lagi putuuu.. putuuu.. di rumah thyra nihhhh......




habis dari rumah thyra kami lanjut ke pantai jamur...



Senin, 02 September 2013

Ketika Hidupku Dihiasi Dengan Air Mata


Kepedihan dan penyesalan telah membelenggu bibir dari tawa dan senyumku. . .

Tak seorang pun mendapatkannya lagi. . . 


Aku telah mempersembahkannya hanya untukmu kasih. . 


Tapi kini engkau telah tergolek diam dalam keabadian. . 


Biar pun ku tulis setangkai melati patah di balik senja pada nisanmu, agar engkau selalu ingat selarik senja yang telah mempertemukan kita. . 


Namun senja itu pula yang mematahkan tangkaimu. . .

Kisahku

Assalamu’alaikum Wr. Wb….
Salah satu kebahagian di dunia ini yang akan selalu dikenang adalah ketika kita bisa melihat atau merasakan sebuah impian menjadi kenyataan. Selepas lulus SMA tentunya aku punya keinginan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi, keinginan untuk mengejar dan mengapai impianku dan cita-citaku. Tapi itu semua ternyata tidak mudah, begitu banyak lika-liku yang harus ku jalani, begitu banyak tangis dan harapan yang harus kucurahkan, bagi seorang gadis sepertiku yang hanya numpang dikehidupan orang lain pasti itu sangatlah berat. Tak ada tempat untuk mengadu dan mengeluh. Orang tuaku sudah lama meninggalkanku, mereka meninggal 6 tahun yang lalu. Tapi itu semua tak lantas menghentikan langkahku dan membuatku menyerah serta putus asa, aku selalu yakin ALLAH selalu bersamaku. Impian awalku sebenarnya menjadi seorang bidan,  tapi karena faktor kurangnya 2 Cm tinggi badanku jadi impian ku lenyap seketika standar minimal 150 Cm namun aku hanya 148 Cm.
Tanteku bilang, “sabar sayang tahun depan saja baru kamu mencoba mendaftar lagi mungkin saja tahun depan tinggi badanmu akan bertambah dan bisa lolos, sambil kamu menunggu hari itu datang tante harap kamu berlatih olahraga untuk mencapai 2 Cm lagi”. Awalnya aku pikir benar juga mungkin saja tahun depan tinggiku bisa bertambah dan sampai saatnya itu tiba aku bisa cari pekerjaan untuk membantu biaya kuliahku nanti, Pintahku.
Ketika aku menceritakan hal ini pada teman dekatku sewaktu SMA sambil minta pendapatnya Dia malah bilang “ siapa yang akan menjamin kalau tinggi kamu tahun depan bisa mencapai 2 Cm, apa kamu yakin? Tidak ada yang bisa menjamin akan hal itu, saya tidak mau nantinya hal itu akan semakin menyakitimu. Kamu jangan terlalu berharap dengan hal yang belum pasti adanya”. Kata temanku..!
Jujur aku memang orangnya plin plan, tak punya pendirian yang tetap, pada saat itu semua pendapat orang lain aku kumpulkan dan simpan di memori otakku untuk kurenungkan. Menjadi seorang bidan sudah lama aku mengimpikan, ingin sekolah di kesehatan dan kerja menjadi seorang bidan adalah impian terbesarku tapi yah..sudahlah..!! itu bukan rejekiku, mungkin ALLAH mempunyai rencana lain untukku yang jauh lebih baik dari impian terdahuluku. Sebagai manusia biasa pastilah aku sempat drop dan terombang ambing dalam kegelisahan ketika impiannya dari kecil tidak bisa tercapai.
Tapi, untungnya aku punya keluarga dan sahabat-sahabatku yang selalu memberiku dorongan dan semangat, karena hal itu yang sampai saat ini membuatku bisa bertahan dan tegar menjalani hari-hariku. Hingga suatu ketika, aku diberikan selembar brosur STAI Almawaddah (salah satu kampus yang didirikan oleh pesantren almawaddah kolaka) yang dibawakan oleh tante sepulang dari tempatnya mengajar. Kata tanteku di kampus itu ada jurusan baru mungkin saja kamu tertarik dengan jurusan itu. Setelah aku lihat “ Ekonomi Perbankan Syariah” menarik, pintahku..! entah kenapa aku sangat tertarik dengan jurusan baru itu mungkin karena dulu menjadi seorang pegawai bank sempat terlintas di benakku. Lama aku pikirkan untuk membuat tekadku bulat dan berhenti berharap menjadi seorang bidan dan harus menetapkan hatiku untuk melanjutkan impian baruku disekolah itu. Selama 2 minggu aku memikirkan hal itu hingga akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar di STAI Almawaddah, disana aku bertemu teman-teman baru lagi yang sangat baik, mendapat pelajaran yang sangat agamais. Jujur aku tak begitu yakin di ekonomi karena aku tak punya dasar sama sekali dengan masalah ekonomi lebih-lebih ilmu agama. Ketika aku berada diruangan kuliah aku melihat teman sejurusanku begitu paham akan ilmu agama dan sejarah islam itu sendiri, sampai-sampai aku dibuatnya pangling. Serasa aku begitu bodoh diantara mereka semua. Tapi aku berusaha menyakinkan pada diriku sendiri aku pasti bisa seperti mereka.
Kata orang kalau kita yakin sama sesuatu, kita cuman harus percaya, terus berusaha bangkit dari keterpurukan, jangan pernah menyerah dan putus asa. Aku pernah baca disalah satu novel  judulnya “5Cm” di dalam buku itu ada kalimat yang sangat kena dengan hidup seperti ini katanya “semua keyakinan, keinginan, dan harapan kamu bisa menaruhnya disini, taruh telunjukmu di depan keningmu dan jangan menempel di kening, biarkan dia mengambang, menggantung, 5 cm di depan keningmu. Jadi dia tidak akan pernah lepas dari matamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari dan percaya kamu pasti bisa. Apapun hambatannya bialang pada dirimu sendiri, bahwa kamu kamu akan berdiri lagi setiap kamu terjatuh , bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita keyakinan diri”.
“Biarkan keyakinan kamu, 5 Cm menggantung, mengambang, di depan kening kamu. Dan sehabis itu yang perlu kamu lakukan .. Cuma.. Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapiasan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih mempunyai mimpi dan keyakinan, bukan Cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seseoarang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban angka berapapun.. dan kamu tidak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya, karena kamu harus mempercayainya. Dan aku sangat percaya akan hal itu, kata-kata itu yang selalu aku jadikan kata motivasi untuk menyemangati hidupku dalam mencapai suatu tujuan, meskipun nantinya mimpi itu sudah tercapai tetapi semangatmu tetap akan selalu ada karena seolah-olah mimpi itu masih belum terwujud.